Program restorasi mangrove di pesisir selatan Bali menargetkan 120 hektare tahun ini. Berbeda dengan program sebelumnya, keberhasilan diukur dari tingkat hidup bibit setelah satu tahun, bukan dari jumlah bibit yang ditanam.

Rincian dan Dampak

Penanaman melibatkan kelompok nelayan, sekolah, dan komunitas lingkungan setempat.

Pemantauan dilakukan tiap tiga bulan dengan penggantian bibit yang mati.

Kawasan mangrove yang sehat berfungsi sebagai penahan abrasi sekaligus tempat pemijahan ikan.

Menanam itu bagian yang mudah. Yang sulit adalah merawatnya sampai tahun kedua.
— Koordinator restorasi mangrove

Langkah Selanjutnya

Laporan tingkat hidup bibit akan dipublikasikan secara terbuka setiap kuartal.

Redaksi The Bali Desk akan terus memantau perkembangan isu ini dan memperbarui laporan begitu ada informasi resmi terbaru dari pihak terkait.