Volume sampah harian di Bali tercatat menembus 4.200 ton, naik dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan itu belum diimbangi penambahan fasilitas pengolahan di tingkat desa dan kelurahan.

Rincian dan Dampak

Sampah organik masih mendominasi komposisi, disusul plastik sekali pakai.

Baru sebagian desa/kelurahan yang memiliki fasilitas pengolahan aktif dengan operator tetap.

Pemerintah provinsi mendorong skema pengolahan berbasis kawasan agar tidak semua bergantung pada satu lokasi pemrosesan akhir.

Selama pengolahan tidak selesai di sumbernya, kita hanya memindahkan masalah beberapa kilometer.
— Pejabat dinas lingkungan hidup provinsi

Langkah Selanjutnya

Audit fasilitas pengolahan dijadwalkan berlangsung pada kuartal berikutnya.

Redaksi The Bali Desk akan terus memantau perkembangan isu ini dan memperbarui laporan begitu ada informasi resmi terbaru dari pihak terkait.